Empat Masjid Favorit di Bandar Lampung



Ramadhan tiba.. Ramadhan tiba..
Marhaban yaa Ramadhan.. Marhaban yaa Ramadhan..
Alhamdulillah, sebentar lagi kita bertemu bulan suci Ramadhan. Bulan ramadhan adalah bulan dimana setiap harinya ketika kita berpuasa, semua yang kita lakukan akan bernilai ibadah, bahkan tidurnya orang berpuasa menjadi nilai ibadah, wah banget kaan?

source : kochie frog

So, sayang banget kalau hari-hari di bulan ramadhan berlalu begitu aja. Ada banyak aktivitas yang bermanfaat dan tentu nya menjadi ibadah karena sekali lagi, kita dalam kondisi berpuasa
Lagi puasa, bukan jadi alasan kita untuk bermalas-malasan ya. Hehe. Tidur nya orang yang berpuasa itu memang dinilai ibadah, tapi coba bayangin kalau diisi dengan mencari nafkah, bertilawah, dan lain-lain kebayang kan pahalanya. 

Ada banyak amalan yang dicontohkan Rasullullah di bulan Ramadhan, seperti halat tarawih, witir, bahkan i’tikaf.
Aktivitas di bulan ramadhan memang nggak lepas dari Masjid.  Kali ini aku punya rekomendasi masjid yang asyik menurut aku. Asyik menurutku, belum tentu asyik bagi yang lainnya.
Yang jadi barometer asyik bagiku ya karena tingkat kenyamanan ya.
Meski mungkin, nyaman bagi setiap orang pun relatif. 

Yang pertama adalah, Masjid Ad Dua. Masjid ini cukup terkenal, karena sering diadakan taklim yang mengundang da’i terkenal, beberapa waktu lalu Dompet Peduli Umat Daarut Tauhid mengadakan taklim yang mengundang Aa Gym.
 
Poster Aagym, by DPU DT
Masjid yang berada di jl. Sultan Agung Perum Way Halim ini berada di pinggir jalan jalur dua. Secara letak sangat strategis. Namun, selain strategis masjid ini sangat nyaman. Kamar mandi dan tempat wudhu yang tidak berdekatan dengan tempat wudhu laki-laki, juga kebersihan kamar mandi yang  cukup diacungi jempol cukup jadi alasan untuk balik lagi kesini.
Mukena nya bersih, wangi, tempatny ber AC dan bacaan imam shalat yang membuat nyaman.  Pokoknya rekomen banget, deh!

Selanjutnya, Masjid Al Muballigh,  Sumur Batu Teluk Betung. Tepatnya samping Mahan Agung, seberang Waroeng Shake And Steak di Jl. Dr Susilo.
Aku suka banget sama masjid ini, dari luar mungkin terlihat masjid yang ngga terlalu luas. Karena masjidnya pas banget pinggir jalan tanpa halaman parkir. Cuma beberapa meter teras sebagai tempat parkir motor. Selain itu ornamen masjid ini pun menarik, warna cat luar diberi warna kuning dengan tambahan corak tapis sangat memberikan kesan Lampung. 

Ternyata, ketika masuk kedalamnya masjid ini begitu luas. Bahkan mungkin bisa menampung lebih dari 200 orang. Sangat tidak sesuai dengan ekspetasiku yang berpikir masjid ini begitu kecil.
Selalu saja yang aku perhatikan adalah kamar mandi dan temoat wudhu. Kenapa? Karena menurutku tempat wudhu dan kamar mandi adalah tempat bebersih dan bersuci. Jadi aku sangat berterimakasih jika tempatnya bersih dan nyaman. Di masjid ini, tempat wudhu bagian perempuan sangat seperti yang diharapkan. Ada cermin dan wastafel dengan ukuran besar, sehingga tak perlu antri untuk membenarkan jilbab setelah wudhu.

Yang ketiga, masjid Al Muslimin, di Jl. Sekampung Pahoman. Yang suka beli makanan di sekitaran foodcourt Stadion Pahoman pasti tau banget. Soalnya gapuranya sangat mencolok dan masjid selalu terlihat ramai oleh jamaah.  Aku sih, baru sekali datang mampir ke masjid ini. Tapi setelah mengobrol dengan jamaah shalat lain, ternyata masjid ini juga sering dipakai untuk taklim. Alhamdulillah.
Selain bangunannya yang indah dan kokoh, lagi-lagi tempat wudhunya sangat nyaman. Tempat parkir pun aman tanpa tukang parkir. Soalnya aku pernah shalat di masjid yang ada tukang parkir dan berbayar, tentu membuat nggak nyaman meski aman. Dan aku pernah pula shalat d masjid yang tempat parkirnya terasa tidak aman tanpa tukang parkir. 

Dan di masjid ini, kamu aman dan tetap nyaman, hehe. Terdengar pelit ya? Tapi nyatanya bagi sebagian orang itu membuat nggak nyaman kok
 
source : saibumi
Terakhir, Masjid Taqwa. Siapa sih yang enggak tau masjid Taqwa? Masjid ini letaknya hanya beberapa meter dari stasiun Kereta Api Tanjung Karang. kalau yang suka shopping di pasar tengah dan sekitarnya pasti mampir shalat disini. Namanya aja masjid dekat pasar ya, pasti ramai. Masjid ini terdiri dari dua lantai. Tapi yang dipakai untuk shalat adalah lantai dasar, sementara lantai dua digunakan untuk kegiatan keislaman.
Poin plus dari masjid ini adalah, tempat wudhu yang berjauhan dengan tempat wudhu laki-laki. Di tempat shalat bagian perempuan, ada pintu khusus untuk dilalui yang langsung menembus tempat wudhu. Jadi dalam kondisi tertentu, kita para perempuan tak perlu terlalu repot pakai kaos kaki ketika keluar dari tempat wudhu, hehe.

Well, itu adalah beberapa masjid favorit aku secara pribadi. Dengan tidak bermaksud bahwa yang nggak aku tulis adalah nggak favorit ya 

Di Bandar Lampung juga ada masjid keren lainnya, seperti yang kita semua tau, Masjid Al-Furqon adalah masjid agungnya Bandar Lampung. Juga masjid Al-Anwar yang konon katanya udah tua dan dibangun bahkan sebelum gunung Krakatau meletus. Ada juga masjid Al Muhajirin di Way Halim yang juga beken karena sering mengundang da’i terkenal.
 
Masjid Jami Al Anwar, ornamen mariam jaman penjajahan
“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menuaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. at-Taubah:18)

Masjid, adalah pusat peradaban. Pada saat umat muslim hijrah ke Madinah, pertama yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW  adalah membangun masjid. Nabi memfungsikan tidak hanya untuk shalat semata. Tetapi diskusi seputar keagamaan, dan kegiatan keislaman lainnya.



Comments

Popular posts from this blog

Nonton Bunda Cinta Dua Kodi, Film Keluarga yang Bikin Nangis Haru