Selamat Ulang Tahun, Novi!

“Happy Birthday!”
“Selamat Ulang Tahun”
“Barakallah”

Setiap tanggal 27 November memang whatsapp akan rame dengan ucapan-ucapan yang begini. Iya, hari ulang tahunku.

Berbeda dengan beberapa tahun yang lalu, alih-alih bahagia, menanti kado dan tiup lilin, kali ini saya justru sedih. Rasanya nggak enak aja.

Momen seperti ini, mengingatkan saya ke angka. Angka usia saya yang udah nggak muda. Tua deh. Dan bukan soal tua nya. Tapi tentang siapa saya di usia yang sekarang, sedang apa saya, sibuk apa, sudah ngapain aja.

Saya jadi marah sama diri sendiri yang sering lalai, lelet, lambat juga malas. Saya ini bagaimana? Huffft

Allahumma inni a’uudzubika minal hammi wal hazan, wa a’udzubika minal jubni wal bukhli, wa a’udzubika min gholabatid-daini wa qohrir-rijaal

Saya jadi muhasabah, mungkin saya selama ini sombong, nggak mau berdoa dan meminta. Untuk dijauhkan dari sifat-sifat demikian. Masih pongah untuk mohon ampun atas dosa yang setiap hari saya tambah dan menumpuk, syukurlah dosa tidak berwujud apalagi berbau jadi teman-teman masih bisa melihat yang baik-baik dari diriku.

Saya tipikal orang yang pemimpi dan penuh imajinasi. Tapi sayang sekali bersamaan dengan itu saya orang yang cukup pemalas dan harus terus dimotivasi. Yakali, ini bagian dari kode alam untukku segera punya motivator pribadi yang rajin ingetin ini itu tiap hari *ciee

Tapi enggak deh. Saya belum ingin.

Artinya bukan nggak mau nikah ya, saya mau dong menikah, hidup bersama orang yang memiliki visi hidup yang sama, yang bisa saya ingatkan dan tentu setia mengingatkan saya.
Namun mengingat sifat labilku yang teramat dominan ini, sepertinya entar dulu deh.
Masih ada banyak hal yang harus saya jalani, saya pelajari sebagai bekal hidup saya.
Ahh jadi bahas jodoh, tapi memang begitu kali ya, bahas umur tak jauh dari bahasan jodoh.

Bismillah, ya Allah semoga hamba menjadi pribadi yang terus semangat dalam memperbaiki diri, seorang yang rendah hati, punya semangat belajar, dihindarkan dari sifat lalai, malas dan abai.
Aamin ya robbal aalamiin

Btw, Anw tengs buat semua doa teman-teman. Semoga doa baiknya terkabul dan kembali ke yang mendoakan. Makasih juga untuk perayaan ala ala abg, makan-makan serta kado.

Sebenernya nggak melulu pas ulang tahun, hari-hari biasa juga kita sering makan-makan hehe.

Main ke rumah temen, Makan.
Temen main ke rumah, Makan.
Ketemuan, Makan.
Perpisahan, Makan.
Nonton bareng, Makan.

Main bareng, Makan. hahaha

Comments

  1. Wahahaha ngakak bacanya. Seru banget sih perayaan tambah usia dan berkurang umurnya :P Barakallah ya Mbak :*

    ReplyDelete
  2. xixixixi... enak loooh ada yang ingetin kalau kita males. Sama berarti kita ya, penuh impian, tapi masih gede rasa malasnya.. hahaha.. Kalau ada yang ucapin ulang tahun memang jadi muhasabah diri, apa yang sudah kita lakukan sepanjang usia ini? buntut-buntutnya tinggal berdoa, Ya Allah, berikan barakah sepanjang usiaku dan jadikan usiaku ini menjadi usia yang bermanfaat bagi siapa pun.. aamiin

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog