Review Buku LGBT (Lo Gue Butuh Tau) karya Kak Sinyo

Sudah lama banget rencana nulis soal ini. soal apa? LGBT. Tapi, menulis itu gak jauh dari yang namanya membaca, plus cari wawasan. Nah, karena aku ngerasa gak deep ngerti soal LGBT. Jadi, gak berani deh. Takut sesat, malah nabung dosa -_-

Kak Sinyo ke Lampung

Sampai akhirnya, aku dikabari kalau Kak Sinyo penulis yang aktif di Forum Lingkar Pena dan November lalu mendapat penghargaan di Pena Award Buku Non Fiksi terbaik mau datang ke Lampung. Kami sempat sibuk siapkan panggung, walau akhirnya nggak sempat karena keterbatasan waktu. akhirnya  kami buat janji makan siang FLP Bandarlampung bareng Kak Sinyo.

Aku ajak Kak Sinyo ketemu di Perut Bulat Cafe. Tempatnya nyaman, asik dan homy. Mushalanya lebar, toiletnya nyaman, makanannya pun enak. Jauh di luar ekspetasi Kak Sinyo orangnya asik banget. Ngobrol soal apa aja nyambung, itulah asyiknya ngobrool sama penulis, wawasannya banyak hehe. Ini rahasia :D

Selain aktif di FLP, Kak Sinyo adalah peggiat Yayasan Peduli Sahabat yang dimana yayasan ini tempatnya para penderita Homoseksual akan di terapi dan konsultasi bersama Kak Sinyo langsung yang sudah meneliti dunia LGBT ini bertahun-tahun. Kak Sinyo juga sering berkeliling ke berbagai kota Indonesia untuk mengisi acara parenting bertemakan dunia LGBT. Sebelumnya Kak Sinyo juga menulis buku Anakku Bertanya tentang LGBT.

Setelah #sharingandcaring kece, ditraktir makan siang oleh Kak Sinyo (duh, tamunya malah nraktir) kami juga dikasih oleh-oleh buku kak Sinyo yang hits, yaitu LGBT (Lo Gue Butuh Tau). Jazzakallah Khoiron Katsir Kak Sinyo.

Karena utang baca di bulan itu banyak banget, tadinya aku masih biasa aja sama bukunya. Niatnya aku mau selesain baca Garis Waktu-nya Fiersa Besari dulu, kado dari Desy sobi aku hehe. Tapi kok di lirik-lirik ini cover kok menarik ya. Sesuai sih, karena memang buku ini target pembacanya adalah for teen. Dan karena selera dan jiwaku ini selalu teen, jadilah cocok banget ini buku buatku. Hihihi *ngikik gatau malu*


Dan aku putusin untuk bolak-balik buku ini, siapa tau cocok kan jalanin aja dulu #eh

Review LGBT (Lo Gue Butuh Tau)

Pertama, covernya eyecatching dan proporsional. Walaupun aku gak punya bekal cukup di dunia design. Tapi untuk bilang makanan enak atau engga gak harus jadi koki kan? Yap sama halnya dengan design cover ini. making me klik, something like that.

Kedua, bahasanya mudah dimengerti. Hal remeh, akan jadi masalah kalau kita gak tau ilmunya. Yap, sama halnya dengan seni menyampaikan. Kak Sinyo paham sekali siapa targetnya, jadi membahasakan penyampaian tentang LGBT dengan rinci tapi bahasa mudah di tangkap nalar.

Di bagian Prakata, Kak Sinyo juga menuliskan alasannya kenapa buku ini diperuntukkan bagi remaja. Karena sebagai orang yang sudah lama meneliti terkait LGBT sekaligus peggiat Yayasan Peduli Sahabat Kak Sinyo paham betul  bahwa remaja yang pada usia awal baligh ini sangat membutuhkan informasi yang benar dan tepat sesuai ajaran islam terkait LGBT.

Ketiga, sistematis. Di bab pertama, habis-habisan di kulik tentang apa itu orientasi seksual?, lalu secara fitrah bagaimana orientasi seksual kita sebagai manusia. Dan di bab kedua, kita sama-sama diajak lihat fenomena perubahan orientasi seksual yang jadi poin masalah. Selanjutnya, LGBT menurut Islam?, dan segenap pro-kontra yang gak ada habisnya ditentang dan bela di berbagai panggung. Juga lengkap tentang bagaimana sikap kita terhadap oran yang mengidap SSA, LGBT, Cara menjaga diri dan mendeteksi dini. Dan closingnya Kak Sinyo juga mempertegas bahwa Pacaran bukan solusi.

Semuanya dijelaskan mendetail tanpa ngasih ruang aku untuk bosan ketika baca. Manjiww.

Keempat. Kisah nyata. Aku juga berhasil dibuat terenyuh dengan beberapa kisah nyata yang ada dalam buku ini. insyaAllah baik Kak Sinyo maupun orang-orang yang berbagi kisahnya tentang dunia LGBT sadar, bahwa kisah tersebut semoga bisa diambil hikmah dan pelajaran untuk kita semua menjadi lebih baik.

So, ini dia alesan-alesan aku kenapa sekarang jadi suka banget sama buku ini. dan pengen semua temen-temen juga baca bukunya, karena poin-poin detailnya bener-bener membuka mata. Hanya khawatir, kalau dapat info salah yang sumbernya internet dll akan mempengaruhi sudut pandang kita.

Pesan Kak Sinyo untuk kita semua

Aku bahkan nawarin ke temen-temen deket untuk giliran baca. Kalau kamu juga tertarik pinjem, boleh banget yanng penting sabar bergantian sama temen-temen lain. Dan tentunya dijaga bukunya, jangan dilipat kan sudah ada batas baca hehe. Fyi, aku cuma butuh waktu sekitar 3 jam loh buat baca buku ini tuntas.

Untuk yang mau tau soal Yayasan Peduli Sahabat,  klik disini
Dan yang pengen punya bukunya, coba deh cek toko online via google banyak kok yang jual. atau kontak langsung Kak Sinyo ya.

grufie :)

Comments

  1. Judulnya bukunya itu loh.
    Kalimat LGBT yang lagi pro kontra namun pihak penulis memainkan kalimatnya. Ide briliant

    ReplyDelete
  2. Keren banget deh buku ini jadi bahan bacaan aku terus loh

    ReplyDelete
  3. keren buku ini, moga laris bermanfaat. aamiin

    ReplyDelete
  4. wah bukunya bagus banget nih kayaknya. nggak cuma buat remaja tapi juga buat semua kalangan

    ReplyDelete
  5. Wah.. beruntungnya ya kak bisa ketemu kak Sinyo, aku penasaran mau baca bukunya

    ReplyDelete
  6. Kukira judulnya cuma gimmick, ternyata emang bener bahas tentang LGBT ya. Sepertinya buku ini wajib ada di setiap perpustakaan kota.

    ReplyDelete
  7. Nampaknya recomended banget buat para pemuda ya... ���� #MantaFlp selalu memberikan inspirasi dalam tulisannya ��

    ReplyDelete
  8. Senang bisa ketemu juga sama kak sinyo, bukunya jafi santapan yang lahap buat adek-adek di rumah. Ya mereka tentu tak mendapatkan pelajaran seperti itu disekolah ya, jadi seks bukan hal yang tabu lagi ubtuk di perkenalkan kepada anak2.

    ReplyDelete
  9. Wah, bukunya pasti bagus ini. Bolehlah dipinjam ya novi ?

    ReplyDelete
  10. Ulasannya ringan dan asyik buat ngrbaca sampai habis. Oiya mw tanya donk manjiwww itu artinya apa

    ReplyDelete
  11. Ini menceritakan dunia LGBT ya?? Ada kisah nyatanya juga. Pasti seru..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Nonton Bunda Cinta Dua Kodi, Film Keluarga yang Bikin Nangis Haru