Review Film Wiro Sableng dan 4 Adegan Mengesankan

Temen kuliah seangkatan, temen ngeblog, temen rumpi, temen ngaji, dan temen hidup (eh belom) rata-rata emang pada nunggu ini film rilis, kamu juga?
Padahal sebenernya aku lupa jalan cerita Wiro Sableng ini haha.




Aku sendiri nggak mengikuti jalan cerita dengan baik dan benar sebagaimana mamasku dan orang-orang. Cuma inget aja, euforia waktu masih kecil, seorang laki-laki dengan setelan putih khas pendekar, sandal gunung bertali, ikat kepala membentuk segitiga depan, dengan kapak legend 212, gaya tengil, serta original soundtrack nya,

“Aku melangkah.
Menyusuri Dunia
Mencari Arti Kehidupan~
Wiro, wiro sableng! Sinto, sinto Gendheng!”

Udah gitu aja. Mana kutau jurus-jurus Wiro, deretan pendekar di jaman Wiro, baik kance maupun lawan. Tak tau pun.




Namun justru ketidaktauan ini yang bikin aku penasaran, ditambah ‘komporan’ Mas Asis tentang cerita Wiro Sableng yang dia setia ikuti ceritanya, dari kecil. Aku malah jadi membayangkan dengan penuh kesangsian, duh dipilemin jadi jelek gak ya itu movie?
*suudzon*




Singkatnya, berangkatlah aku ke CGV, misinya buat liat Searching sih, karena Wiro Sableng udah dijanjiin gratisan dari Mas Asis. Eh ditengah pokus liat Seaching yang nggak bisa ditinggal ‘meleng’ sobat ngeblogque Mantu Idaman ngontak ngajak nonton Sableng. Okein ajaaa, paling ngga bisa nolak meetup sama doi, hahaha.

Marathon akhirnya dua film dalam sehari, udah macam orang yang nggak ada kerjaan tapi buang uang gitu kan *emang

Review Film Searching. Klik Disini!

Berakhirlah kami berdua di row B5-B6 CGV teater 4 disamping sepasang kekasih yang duduk berdua memegang pop corn. hem.

Kami memang telat masuk, adegan di layar sudah menunjukan dramatis Wiro Saksana kecil ketakutan karena orangtuanya diserang oleh penjahat, yang tak lain tak bukan adalah Mahesa Birawa, secret admirer Suci (Happy Salma) ibu Wiro yang udah bahagia sama (Marcell Siahaan). Duh.

Karena udah nonton, aku mau kasih tau ke kalian semua apa yang mengesankan dari film ini? Versi aku tentunya yaaa, adunno versi temen-temen yang juga udah nonton.  

Wiro Sableng, Film Bertabur Bintang

Film ini menunjukan keseriusannya lewat pemain yang nggak main-main yha, Dibintangi oleh Vino G. Bastian sebagai Wiro Sableng, Sherina Munaf sebagai Anggini, Fariz Alfarizi sebagai Bujang Gila Tapak Sakti, dan Ruth Marini sebagai Sinto Gendeng.

Lalu, ada Yayan Ruhian sebagai Mahesa Birawa, Marsha Timothy sebagai Bidadari Angin Timur, Andi/rif sebagai Dewa Tuak, dan Dwi Sasono sebagai Raja KamandakaLukman Sardi sebagai Werku Alit, Teuku Rifnu Wikana sebagai Kalasrenggi, atlet Indonesia Aghniny Haque sebagai Rara Murni, dan Happy Salma sebagai Suci. Ada juga Marcella Zalianty sebagai permaisuri, musisi Marcell Siahaan sebagai Rana Weling.


Bintang yang Jahat~

Aku selalu percaya, aktor dan aktris yang kemampuan mendalami karakter dengan baik itu pasti menghasilkan tontonan yang asik. Beberapa karakter bener-bener melepas citra keartisannya. Marcella Zalianty salah satunya, Sang Permaisuri dengan riasan tegas, berwibawa tapi tetap cantik dan terhormat tergambar banget dan sukses dia perankan meski nggak banyak dialog dan scene, dan itu cukup membekas buatku. Dan seorang Andi /rif yang Lo Tu Ye - Lo Tu Ye itu jadi dewa tuak dan pecahhh! keren banget.

Kece banget yakan, dah ilang rockernya hihi

Masih soal pemain, temen-temen nostalgia-ers akan dibuat nostalgia maksimal dengan kejutan Cameo yang memang sudah dishare di trailer dan menyebar dengan baik dari mulut ke mulut. Aku sendiri pas liat adegan kedatangan si cameo, mikir keras dulu, orang ini siapa sihhhhh. Ternyata Sableng versi 90 hahaha!



Tsahhh, ada double kunyuk!


Film Wiro Sableng Koreografi Laga yang Super!

Iyaa, memang aku sama sekali nggak pernah belajar laga-lagaan. Tapi paling suka film action apalagi ketambahan konflik politik (yang biasanya ada di drama korea hehe) dan oleh sebab itu, aku cukup peka dalam menilai layak nggaknya laga yang sedang dipertontonkan. yakan, tugas kita cuma nonton dan komentar wkwk

Dan film ini digarap serius dengan gaet Yayan Ruhian (yang kita semua tau siapa dia) sebagai mentor silat dan denger-denger tim produksi juga ajak koreografer laga dari China yang biasa menangani film-filmnya Jacky Chan!



Sesuai kok, film ini kan memang gandeng produksi raksasa 20th Century Fox, yang ngebuat semua orang kebayang filmnya semegah apa.


Film Wiro Sableng, Nyaris Sempurna

Sebenarnya dua poin diatas cukup menjelaskan ya, bahwa sebenarnya hal-hal yang mengesankan dari film ini adalah garapan teknis dari tim yang luar biasa dan jauh dari kata sekedarnya. Keluwesan kamera dalam pengambilan gambar, suntingan yang  bagus, efek-efek yang sama sekali nggak mengganggu (termasuk adegan jurang, aku suka-suka aja), kostum dan riasan yang detail, latar yang tampak natural bwanget, senjata yang  khas Indonesia sampai kuliner jugaa, ada ayam ingkung dan UBI! Tapi kayaknya si bukan Ubi Madu Liwa hehe dan tentunya pertarungan di kedai makan itu sebenarnya Chinesse banget ya, haha.



Dam nggak lupaaa adalah iringan musik dan efek suara yang pas banget di film. Gimana lah ya menggambarkan sesuatu yang mantap banget, ya mantap pokoknya!

Angga Dwimas Sasongko memang nggak pernah salah kalo buat film, Surat dari Praha membuktikannya. Duo filkop juga. Ntap!

Film Wiro Sableng, gaet Mas Adi Sebagai Raja Kerajaan Pajajaran

Maa Huwa Mas Adi? Yak, Suami Mbak Angel, yang suka minta kopi di rumas Bastian pas abis dimarah istrinya karena jobless. Haha. Dwi Sasono maksudnya~




Aku bukan nggak tau kalo Dwi Sasono, memerankan tokoh cukup penting di film ini. Bahkan cenderung biasa aja awalnya, tapi pas liat aktingnya. Wohooo, sama seperti Marcella Zalianti, Marcell Siahaan, dkk dia mampu melepas citra komedinya dan menjadi Raja Kamandaka yang arif bijaksana, sayang istri, ayah penyayang anak plus ahli pedang yang tegas sama kaum kiri pembuat onar dan  ingin makar!

Buatku secara pribadi, Mas Adi  begitu berhasil dibanding Vino G Bastian yang sampai sekarang masih aja ada yang bilang nggak pantes menggantikan Kenken. Padahal, bukan maksudnya mengganti kan? Hanya memperbaharui hihi.




Oke oke itu dia yang mengesankan versi aku, kalau ditanya nggak bahas value atau ketajaman konflik dll? Aku kayaknya ndak mau bahas karena memang ini adalah movie dengan cerita dari gabungan 4 episode novel karya ayah Vino, Bastian Tito. Dibuat dengan demikian, ini udah kece banget, mau salim sama Angga dan Sheila Timothy yang juga ajak Seno Gumira Ajidarma dalam menulis filmnya.

Lagi pula, di ujung film juga ada sedikit spoiler, yaitu Abimana Aryasatya di sebuah gua bersama Sang Guru. Berdasar hasil stalking aku di Google sih, Si Abi bakal meranin Pangeran Matahari musuh bebuyutan Wiro di beberapa serialnya. kitu~

Oh ya balik lagi soal value, kisah Wiro mencari si Mahesa Birawa, atas titah gurunya ini mengingatkan ku sama konsep Syarat Mencari Ilmu yang salah satu nya adalah Kebersihan Hati atau biasa disebut Tazkiyatun Nafs. Wiro tak akan menang melawan bandit macam Mahesa selama dalam hatinya tercampur sedikit rasa dendam atas kematian ibunya. gitu si~


Peperangan antara yang Haq dan yang Bathil

Tapi sorry to say, memang ada yang menggangguku walau kecil dan terasa nggak penting.

Pertama, Nggak Lucu.
Memang iyaa, beberapa scene emang bikin penonton di teater haha hihi aku pun. Tapi nggak lantas membuat film ini tercitra tengil dan lucu. Sementara, Sableng zaman old kan lucuuuuk~




Kedua, Nggak ada jendral kerajaan
Positif thinking sih ya, bisa jadi adegan Raja Kamandaka datang ke sarang penyamum (Markas Mahesa Birawa) dan perang disana memang nggak menghadirkan jendral perang supaya karakter ahli pedang yang tangkas berani nya kuat. Tapi, sure! Jadi aneh banget. Masak iya, Raja ke Sarang Penyamum cuma bawa prajurit yang masih kroco. Dan kalaupun ada, sayang sekali kalau sama sekali ndak tampak. CMIIW lah yaa~

Ketiga, Istana yang Rapuh
Padahal aku sempat kagum sama detail propertinya tapi mendadak sebel liat dinding istana kesambit dikit kok rontok hihi. Adegan-adegan perang di istana ini terganggu banget perkara dinding rapuh ini. Sungguh. Kalo gapercaya, tonton aja hehe

Tapi tiga hal itu nggak mengurangi betapa aku merekomendasikan film ini baut temen-temen semua. Dalam rangka mengapresiasi film Indonesia, film yang diangkat dari dongeng legenda Indonesia, oleh para sineas Indonesia. Yok!



Comments

  1. Sebenarnya pertanyaanku dari awal apa sih tujuannya Sinto Gendeng nyuruh Wiro Sableng mencari Mahesa Birawa dan membawanya ke padepokannya? Memangnya si Mahesa Birawa mau diapain?

    Btw, boleh nih kita kapan-kapan nonton bareng. Hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suruh naklukin mba. Semacam memerangi yang batil, kitu beb 😅😅😅

      Delete
    2. Wkwk ending nya kurang greget kalo kata gue. Mungkin ada lanjutannya. WS2 wkwk

      Delete
  2. Satu artis yg sudah melekat dengan peran tertentu memang sulit keluar dari peran tersebut,untungnya di film ini bisa memerankannya dgn bagus ya.
    Dulu aku suka juga ikutin ceritanya

    ReplyDelete
  3. Waktu aku masih kecil sih tau wiro sableng, tapi gak yang nonton beneran gitu.
    Jadi kalau misal belum tau cerita tv nya dan dan nonton filmnya oke2 aja kan ya? Bukan lanjutan gitu lho maksudnya. 😁

    ReplyDelete
  4. Halo mbaa. Ini pilem yang aku nanti tapi aku belum kesampaian nih nontonnya. Trus banyak yang bilang kalau film ini emang bagus banget. Apalagi ini diangkat dari karya sineas dalam negeri yang terbukti bagus ya

    ReplyDelete
  5. Kemarin sempat pengen nonton oni, tapi gak ada yang mau temenin, ditambah lagi dengan bersamaan tayang dengan Mile 22, akhirnya ya you know saya nonton yang mana... Hehe

    ReplyDelete
  6. Dan aku blom nonton film ini..hihi.. Tapi jd pengen juga nih..

    ReplyDelete
  7. Aaaak pingin nonton, cuma pingin liat mas Adi jadi raja, udah itu aja :))))

    ReplyDelete
  8. Hohoho detil jg merhatiinnya ya. Jd pingin liat langsung

    ReplyDelete
  9. What? Ada Marcel sama Andy/rif juga?? Baru tauuu #dasarkudet

    ReplyDelete
  10. Selama ini saya sekadar tau Wiro Sableng. Gak pernah nonton dan baca bukunya. Banyak juga yang bilang bagus. Apalagi filmnya yang sekarang. Tetap ikutan bangga kalau Indonesia bisa menghasilkan karya keren begini :)

    ReplyDelete
  11. Udah lama banget gak nonton bioskop semenjak ada anak, hihii jadi agak kudet tentang perkembangan film...

    tapi klo gak lucuk berarti garing yah.. pada wirosableng yang filmnya di RCTI itu aku selalu tunggu2 loh sama bapak aku.. hiihi

    ReplyDelete
  12. baca review Wiro Sableng di beberapa blog pada bilang yang ini oke nih buat ditonton, malah lebih ok dibanding The Nun.

    ReplyDelete
  13. Aku jadi kangeeen bacaan Wiro, Pangeran Matahari musuh bebuyutan Wiro yang kuingat mesum banget dia hahaha. Klo jurus paling ungat jurus andalan Wiro...Dewa Mabuk sama kapak 212

    ReplyDelete
  14. Dulu pas kecil bbrp x nonton serial wiro sableng di TV sih, tp ya ga ngefans2 gimana gitu. Untuk filmnya jg blm pgn nonton. Ya faktor lg blm bs ntn d bioskop jg. Cm klo baca stat n review org2 yg nonton kyknya rata-rata cukup pias sama filmnya

    ReplyDelete
  15. Aku juga udah nonton ini. Pengen nonton lagi nggak pernah bosan. Sangat menghibur dan asyik.

    ReplyDelete
  16. Wiro Sableng.... jadi ingat dimasa lalu hanya bisa dengan lewat radio hahaaa (ketahuan jamannya nih). Skg sdh bisa nikmati lewat film. Filmnya bagus ya... lucu hehee

    ReplyDelete
  17. lebih keren karena diperankan vino bastian ya top movie juga ini

    ReplyDelete
  18. Aku penasaran banget sama film ini apalagi aku penggemar nya di jaman old. Karena lucunya sih tapi karena masih punya baby bioskop bye dulu

    ReplyDelete
  19. Si wiro sableng aslinya yang dulu jadi cameo disini mba? Jadi siapa dia? Aku ga tau film ini, tapi kayaknya dari film jadul ya

    ReplyDelete
  20. Sinetron jaman aku sma nih mbak, inget banget, bapakku suka banget nonton sinetron ini dan ketawa ketawa sendiri. Ndak tahu deh, bapak tahu ndak, kalau Wiro Sableng ini difilmkan, mungkin kalau beliau mau datang ke Jakarta, kukasih tahu ada film, beliau mau kali ya, nonton filmnya

    ReplyDelete
  21. Aku belum sempat nonton, gak ada temennya. Padahal udah sejak awal tahun niat nonton Wiro Sableng. Lumayan deh udah dapat spoiler dikit dikit, hahahaa

    ReplyDelete
  22. Waah nggak nyangka itu Andi Rif. Nggak keliatan blaass. Kereen

    ReplyDelete
  23. Duh, kapan ya aku bisa nonton ke bioskop lagii. Anak masih bayiiii. Hiks. Pingin nonton Wiro Sableeeng

    ReplyDelete
  24. Menurutku kok yg actingnya oke cuma Marcella yg diemnya aja udah bikin kita kebawa banget

    ReplyDelete
  25. Huaaaa aku makin pensaran sama film ini, aku belum nonton, hiks.

    ReplyDelete
  26. Aku ga sempat nonton film ini padahal.udah diagendakan. Ada halangannya waktu itu. Nunggu tayang perdana di TV aja deh

    ReplyDelete
  27. Saya waktu kecil tontonan favorite ya Wiro Sableng. Saya sih sukanya pemain asli yang di serial dulu. Tapi pas lihat haail garapan film ini, eh ternyata lunayan bagus.

    ReplyDelete
  28. Kmrn gak sempet nonton tapi katanya efek2nya emang bagus ya...
    Wah gak lucunya kyk gmn mbak?
    Hehe iya dulu kan Wiro Sableng lucu ya. Moga segera tayang di tipi mau nonton haha

    ReplyDelete
  29. Hiihii...ku suka analisis filmnya mba.
    Kadang detil-detil dalam film ini bikin kita bertanya "why" yang gak berkesudahan.

    Hhahah....**lebbaiii.

    ReplyDelete
  30. Kemarin anakku ngajakin nonton ini tapi belum sempat nonton

    ReplyDelete
  31. Aku baca novel wiro sableng tuh jaman masih Abg tahun 80an,entah udah berapa banyak yg dibaca waktu dulu dan yg bikin ngakak itu dewa tuak yg seenak udelnya.kelakuannya mirip muridnya si wiro wkwkwk..jadi penasaran pingin liat si rocker andi rip meraninnya kayak apa,gila juga ngga ya sprt di novelnya hihihi..

    ReplyDelete
  32. Dari awal udah tau tentang tokoh Wiro Sableng ini karena dulupun suka baca komik2nya..Makanya waktu tau si Wiro ini difilmkan jadi penasaran pengen nonton. So far sih enjoy aja nontonnya, lumayan menghibur kok. Anakku sampe ketawa2 geli liatnya.

    ReplyDelete
  33. Duh ini film terkenal bgt pas aku kecil. Tp blm pengen nonton di bioskopnya, rada khawatir bawa anak krm banyak "ciat-ciat" nya. Hehhee.

    ReplyDelete
  34. Uwaahh bertabur bintang ya ternyata film ini. Vino aja udah bikin kemecer utk nonton filmnya, eehh ada Andi rif juga dg karakter yg top abis. Film Indonesia keren beud.

    ReplyDelete
  35. Memang sih klo pernah nonton serial yg versi 90-an, pertarungan nya ada lucu2 nya, mungkin klo yg ini yg versi milenial nya 😁

    ReplyDelete
  36. Hahaha... Menonton ini aku gagal fokus pas Mas Adi idolaque keluar dg suara berat.

    ReplyDelete
  37. Wah, ini ni bacaanku zaman SD. Hehe. Seru liat reviewnya. Jadi tau siapa2 tokoh yang meranin juga. Asyiikk. Tapi kapan ya aku bisa nonton 😅

    ReplyDelete
  38. Wah belum nonton si Wiro, cuma dulu suka baca versi novelnya yang ceritanya hidup banget. Reviewnya natural ala Novi, ya karena tiap penonton punya kliknya sendiri..harapanku next film Indonesia bisa menjadi tontonan yang selalu ditunggu karena sarat pesan positif.

    ReplyDelete
  39. Oh begitu ya. Aku baru tahu kalau Mas Adi ikut di film ini. Memang belum nonton sih. Hehe. Favorit sih kalau Dwi Sasoni ini main film atau drama, totalitas dia.

    ReplyDelete
  40. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  41. Sayangnya katanya Andi /rif minum tuak beneran

    ReplyDelete
  42. Ini belum kesampaian juga nontonnya huhu...penasaran padahal..

    ReplyDelete
  43. Kunyuk melempar buah, itu salah satu jurus yg Umi inget����

    ReplyDelete
  44. Keren reviewnya... mantab saya salah satu penggemar Wiro Sableng meski versi baca saja itu juga harus pinjam novel dari kawan. hehee. Dan sayang pas film tayang saya gak bisa nonton.. tapi semoga saj sesuai lah jalan ceritanya.. dengan yang di Novel.

    ReplyDelete
  45. Sebagai pencinta film wiro sableng, saya ngerasa kurang nendang film ini, masih tetap bagusan yang serialnya dulu, bahkan saya pun kadang masih nonton film yang lama :D

    ReplyDelete
  46. film ini emang kece banget, para penggemarnya aja zbanyak banget hits dari zaman old

    ReplyDelete
  47. Walaupun belum mengetahui film Wiro Sableng. Yang jelas film ini membangun adegan sekian puluhan tahun lamanya.

    ReplyDelete
  48. aku pengen nonton soalnya penasaran dengan actingnya Dwi Sasono biasanya kemayu dan kocak ini jadi gagah perkasa ya? keren euy

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Nonton Bunda Cinta Dua Kodi, Film Keluarga yang Bikin Nangis Haru