Novi, How's Life?


Assalamualaikum Wr Wb

Halo Semuanyaa,

Agak canggung nih akunya. Malah kayaknya baru ini memulai blogpost dengan sapaan yang ……...... *baik-baik haha

Bukan Selfie perdana di 2019 sih, hehe.


Ya gimana sebenernya aku ngerasa bersalah sama Blog ku sendiri yang jarang aku isi, tapi aku harapkan isinya mampu menghidupiku wakaka. Kan halu ya namanya ya, sudah templatenya begini-gini aja, blogpostnya gak rajin posting, hem.

Jadi guys, tempo hari ada challenge gitu dari Blogger Perempuan, yaitu nge-blog sebulan penuh dan itu bertema gitu. Aku excited sih, apalagi pas nengok temanya tuh tema-tema curhat yang kontennya ya seputar hidup hamba, tapi waktu itu akhir tahun aku agak repot nyelesain kuliahku yang orang bilang ’sudah mangkrak’ itu

Sudah bisa ditebak kan ya, akhirnya aku nggak ikutan challenge wkwk. Dan gak lama setelah itu ada juga challenge 30 hari bercerita di IG juga aku gagal di hari ke 6 atau ke 7 gitu haha. Duh beginilah belum bisa pegang komitmen, udah jelas ini alasan si dia ninggalin aku rabi #eh

Tapi 2019 tetep harus disambut dengan sukacita kan guys, sendu kelabu melagu itu lupain ajaaa. Bhay. Karena aku harus akui sepanjang akhir tahun 2018 sampai awal tahun ada banyak yang terjadi, salah satunya adalah AKU HIJRAH KE JAKARTA.

ALLAHU AKBAR,
rasanya pengen bikin satu bab sendiri buat nyeritainnya wkwk. Tapi yasudahlah, tau diri aja kalau nunda penuh rencana nanti malah ngga jadi. Singkat cerita diem-diem aku apply CV dan Lamaran Kerja ke sebuah portal online yang ada di Jkt. Informasinya dapet dari temen Blogger, yang kenal di Tapis Blogger yaitu Wawan. Duh Wan beruntung sekali anda masuk ke dalam cerita blogpost gue kali ini. Bayaar bayarrr wkwk.


Teman Baruu!

Dengan penuh rahasia, dan temenku yang tau cuma Novri doAng. Aku banyak konsultasi banyak hal sama doi. Hingga akhirnya aku kudu interview di Jakarta. Cerita perjalanan ke Jkt juga yunik sekali, karena first time aku ke Jkt sendiri dengan pengetahuan yang lupa-lupa ingat dulu pernah ngeteng sama Mba Anjar dan Arif ke Solo.

Yang ngga aku sangka, semua bener-bener berjalan lancer. Bahkan sebenernya ku belum sounding ke orangtua dan keluarga secara resmi urusan kuliah juga belum final. Urusan hati apalagi, masih ngga ngerti sanggup apa nggak aku keluar dari zona yang gak nyaman-nyaman amat ini.

Tapi nyatanya? Taraaa!

Liat aku sekarang ngetik tulisan ini di sebuah kamar kos kecil, tepatnya di daerah Cawang Jakarta Timur. Malam, di sela kesibukan *duilee iya di sela kesibukan ngetik berita sehari-hari.


Team Baru!

Yang paling mengesankan sekaligus menyenangkan adalah, penerimaan teman-teman baru terhadapku. Jadi, walau maybe orang liat akutu orangnya supel and mudah akrab tapi sebenernya aku ini penuh kehati-hatian dalam memulai pertemanan. Yakali disini aku kenalnya Wawan doAng kan kalo di tempat kerja. Teman-teman yang aku kenal tinggal di Jkt hanya bisa ketemu sesekali. Aku kudu uji ilmu sok kenal sok deket wlwl.

Syukurlah dengan sedikit drama kosan yang aku malas ceritakan, dimana aku alami hal aneh yang terlalu absurd buat di share, ya aku tetep bisa happy di awal. Karena kini semua jauh lebih baik. Teman-teman kerja begitu Friendly, teman kosan yang baru juga asik, aku mulai tenang, aman, nyaman.


Bu Heva, yang punya Ibukota hihi

Ouwww Ibu kota, please bersahabatlah!


Aku sih yakin bisa taklukan yak karena Ibukota kan gak lebih jahat dari ibu jari netijen, ibu jari netijen aja ku buat babak bunyak apalagi ibu kota kan, cimit! #sokkuat

Fyi guys, satu hal yang pasti. Aku mencoba menjaga prasangkaku pada Allah, sampai akhir. Meski kalau mau jujur ini nggak mudah bagi aku, aku yakin aja Allah bener-bener mau ‘memperbaiki’ aku dengan media hijrah ini.

Besar keinginanku, bikin target menulis yang bagus, target menabung, menikah, tabungan akhirat, dengan sebaik-baiknya serapih-rapihnya dan sehormat-hormatnya. Dibukalah pertemanan yang sehat, dibuka tantangan yang mendewasakan, diluaskan hati dan perasaan, diikhlaskan atas hati yang kemarin sempat patah wkwk.

So, mau bagaimanapun berterimakasih tetep pada Allah, dan jaga niat serta prasangka baik pada Allah. Harus.

Yang sudah sial baca postingan ini, aminin aja ya, jangan sebel gegara baca curcol ga seberapa ini sampai akhir hehe.

Okey segitu ajaaa, aku akhiri dengan salam yang manis dan penuh lemah lembut yaa,

Wassalamualaikum Wr Wb

BONUS GAESSSS WKWK

Comments